Perjalanan Travel

Negeri Batu Satam

By on 22 Juli 2017

Perjalanan kali ini mengantarkanku secara tak sengaja ke salah satu destinasi wisata terkenal, sebuah pulau dengan 2 kabupaten hasil pemekaran dari propinsi yang terbilang masih muda, Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kenapa aku bilang tak sengaja? karena ini tugas dari kantor.. yaa lumayan, bekerja sambil berkunjung ke pulau indah dengan banyak pantai cantiknya, Pulau belitung. Tapi tenang, aku tidak akan menulis tentang pekerjaan di sini, aku akan menulis beberapa tempat yang sempat aku singgahi selama kurang lebih 4 hari di Pulau Belitung.

Pulau Belitung terdiri dari 2 kabupaten, Kabupaten Belitung  dan Kabupaten Belitung Timur. Pesawat yang aku tumpaki turun di Bandar Udara H.A.S. Hanandjoeddin – Tanjung Pandan, ibukota kabupaten Belitung setelah sempat delay selama 5 jam. Pesawat yang harusnya berangat pukul 6.45 wib pagi itu terpaksa delay karena cuaca buruk di Tanjung Pandan. Memang, pulau Belitung ini sedang terkena musibah banjir (yang tak pernah terjadi sebelumnya) dan memutus akses ke beberapa tempat.

Bersyukur ada Pesawat Jet Garuda Indonesia CRJ1000 Explore Jet rute Jakarta – Tanjung Pandan dengan harga terjangkau. Penerbangan dari Jakarta dapat ditempuh dengan lebih efisien.

Hal pertama yang terbesit setelah tiba di bandara dan jalan menuju hotel adalah: Kota ini sangat jauh dari kebisingan, sepi dan tenang. Tidak ada kendaraan dengan knalpot bising, jalanan yang bagus dan tidak ada macet. Aku memilih menginap di sebuah hotel dekat dengan pantai Tanjung Pendam, sebuah hotel bintang 3 bernama Golden Tulip Hotel.

Pantai Tanjung Pendam, Pantai Indah di Pusat Kota Belitung

Pantai Tanjung Pendam

Mungkin inilah pantai paling terkenal di pusat Kota Belitung. Letaknya yang berada di Tanjung Pandan membuat pantai ini menjadi sasaran kunjungan warga Belitung yang ingin bersantai dan menikmati senja di pinggir pantai. Tiket masuknya cukup murah, hanya Rp. 2.000,-

Selain menikmati suasana pantai dengan ombaknya yang tidak terlalu besar, pengunjung juga dapat menikmati suasana taman hiburan yang ada di sekitar pantai. Duduk-duduk sambil bersantai di sekitar pantai menjadi hal mengasyikkan di pantai yang sering digunakan untuk menggelar acara-acara kesenian khas Belitung ini. Berjalan santai memutari area sekitar pantai sambil melihat galeri-galeri lukisan dan kerajinan tangan bisa menjadi alternatif yang menyenangkan. Lelah berjalan-jalan, pengunjung bisa memilih deretan rumah makan yang menjajakan masakan Belitung seperti gangan dan aneka menu seafood.

Senja merupakan momen terbaik untuk menikmati keindahan Pantai Tanjung Pendam. Sambil duduk-duduk di pendopo pantai, pengunjung akan disajikan pemandangan matahari tenggelam yang indah. Melihat detik-detik sang surya mulai terbenam menjadi pengalaman yang mungkin tidak terlupakan ketika berada di sini.

Ada satu daya tarik tersendiri yang menjadi pemikat para wisatawan untuk berkunjung ke Belitung Timur tepatnya ke Kota Manggar, yaitu karena kota ini adalah ”Kota 1001 Warung Kopi“

Kopi O, Kopi hitam khas Manggar

Banyak obyek wisata di kota Manggar ini, namun sayangnya, Aku tidak punya kesempatan untuk pergi ke tempat tersebut karena padatnya jadwal pekerjaan di Belitung Timur ini. Ada satu daya tarik tersendiri yang menjadi pemikat para wisatawan untuk berkunjung ke Kota Manggar Belitung Timur, yaitu karena kota ini adalah ”Kota 1001 Warung Kopi“.

Kalo kite pegi ke Manggar
Jangan lupak singgah de pasar
Minum kupi sambil ngelakar
Mate ngantuk jadi segar

Sedikit ulasan mengenai Kota 1001 Warung Kopi. Jika wisatawan berkunjung ke Kota ini, hampir di setiap penjuru, pasti akan melihat warung – warung yang secara khusus menyedikan Kopi, di mana warung ini tak pernah sepi oleh pengunjung yang rata-rata dari mereka memang para penggemar minuman kopi. Kopi Manggar terasa pahit segar, berbeda dengan kebanyakan kopi yang pernah saya minum.

Nama “tanjung kelayang” yang diberikan ke pantai ini dikarenakan di sekitar pantai banyak terdapat burung kelayang.

Pantai tanjung Kelayang

Begitu tiba dan menjejakkan kaki di Pantai Tanjung Kelayang, akan disambut dengan tulisan ‘Welcome To Belitong’ berukuran raksasa dan berwarna merah terang. Papan nama inilah yang sering diburu wisatawan untuk latar belakang foto selfie mereka, sebagai tanda bahwa mereka sudah pernah liburan ke Belitung, terutama di Pantai Tanjung Kelayang.

Menurut temanku yang asli belitong, pantai ini justru mendapat julukannya karena terdapat batu granit di tengah laut yang meyerupai burung kelayang. Berkunjung ke pantai di kawasan Desa Sijuk ini memang menyenangkan. Selain menyajikan pemandangan tumpukan batu granit yang indah, pantai ini juga menjadi dermaga bagi kapal-kapal nelayan. Dari Pantai Tanjung Kelayang, pengunjung dapat melihat pemandangan Pulau Babi yang tepat berada di sebelah kiri pantai.

Menjelajahi Pantai Tanjung Kelayang, kalian dijamin akan mabuk kepayang dengan kecantikannya yang tidak bisa ditemukan di daerah lain di Indonesia. Apalagi saat momen matahari tenggelam alias sunset, berlatar kapal-kapal nelayan sang surya tenggelam dengan indahnya.

Salah satu pantai indah yang sangat populer di Belitung adalah pantai Tanjung Tinggi .

Formasi batuan di Pantai Tanjung Tinggi

 

Pantai Tanjung Tinggi  dekat dengan Pantai Tanjung Kelayang yang berjarak kurang lebih 31 kilometer dari Kota Tanjung Pandan, ibu kota Kabupaten Belitung. Daya tarik dari Pantai Tanjung Tinggi sebenarnya ada pada hamparan batu-batu granit yang ada di sekitar pantai. Tepatnya berada di sebelah timur pantai. Perpaduan hamparan pasir putih, batuan granit, serta air laut yang tenang menciptakan panorama pantai dengan keindahan sempurna. Kondisi ini yang menjadikan Pantai Tanjung Tinggi kemudian menjadi lokasi wisata favorit di Belitung.

Danau Kaolin Peninggalan Cantik dari Lahan Tambang di Belitung

Danau Kaolin yang sedang dalam tahap Reklamasi

Danau Kaolin ini terletak di Desa Air Raya, Kecamatan Tanjung Pandan, Belitung. Hanya butuh waktu kurang dari 15 menit dari pusat kota Tanjung Pandan. Kalian dapat menikmati pesona dari Danau Kaolin ini. Asal mula danau ini terbentuk bukanlah terbentuk secara alami, melainkan karena adanya bekas-bekas aktivitas pertambangan Kaolin yang ditinggalkan. Yang kemudian bekas galian tambang itu mulai dipenuhi dengan air, dan akhirnya menjadi danau yang cantik.

Putihnya bebatuan dan dasar danau ini berasal dari Kaolin. Kaolin adalah suatu mineral yang dijadikan bahan industri seperti kosmetik, kertas, pasta gigi, hingga makanan. Warna airnya yang biru terlihat sangat kontras berdampingan dengan batuan dan pasirnya yang putih. Kalian bisa mencoba langsung bermain dan mencoba segarnya air di Danau Kaolin ini. Tak perlu khawatir berbahaya, bahkan warga sekitar sering datang ke tempat ini dan memanfaatkan airnya untuk mandi.

Bagi kalian yang memiliki hobi fotografi, Danau Kaolin bisa menjadi tempat yang pas untuk kalian datangi. Danau dengan pemandangan yang menakjubkan mata ini selalu cantik untuk difoto dari berbagai macam angle. Tak percaya? kalian bisa buktikan sendiri dengan datangi langsung Danau Kaolin di Belitung. Namun sekarang, danau cantik ini sedang dalam tahap reklamasi alias sedang dalam tahap penutupan, sehingga tidak lama lagi keindahan danau ini akan hilang dan menjadi hamparan pasir putih kaolin.

Berkunjung ke Negeri Laskar Pelangi rasanya belum lengkap jika tidak mampir mencicipi Mie Ayam Belitung.

Mie ayam khas Belitung

Kedai mie ayam Taman yang berada di pusat kota, tepatnya di taman bundaran Batu Satam ini memang tempat yang paling terkenal sebagai kedai yang menjual mie ayam Belitung. Tekstur mie kecil yang kenyal dengan kuah yang sedapp sekali dan rasa ayam yang khas ini bakalan bikin kalian ketagihan. Apalagi kalau ditemani es jeruk kunci khas pulau belitung ini, segar sekali.

Tertarik dengan destinasi di pulau Belitung? Siapkan liburanmu berikutnya untuk menjelajah Pulau ini.

Selamat Berlibur!

 

 

TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT

Pangeran Es
Central Jakarta, DKI

Namaku Aditya. Kau sudah tahu Aku tidak akan memberitahumu nama lengkapku. Aku juga tidak akan memberitahumu di mana Aku tinggal. Aku akan memberitahumu sejauh yang aku bisa, karena kau perlu tahu apa yang sedang berlangsung. Kau perlu tahu apa yang sedang terjadi.